> Korban Meninggal Dunia Menjadi 14 Orang
QAYYUMNEWS.ID, Sumbar- Bupati Agam Dr H Andri Warman mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak panik menyikapi kondisi Gunung Marapi yang masih erupsi hingga Senin (4/12/2023).
Ia mengatakan, masyarakat diminta untuk mengosongkan wilayah di sekitaran Gunung Marapi dengan radius 3 kilometer dari puncak. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, juga meminta masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pendakian atau wisata ke Gunung Marapi. Masyarakat juga dihimbau untuk mengurangi aktivitas diluar rumah mengingat erupsi masih terjadi.
“Jangan panik dan tetap waspada. Kurangi aktivitas diluar rumah, dan selalu gunakan pelindung kepala, masker, dan kacamata apabila berada di luar rumah,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, mengalami erupsi pada Minggu (3/12/2023) sore.
Badan Geologi, PVMBG, Pos Pengamatan Gunung api Marapi menyampaikan erupsi terjadi pada tanggal 03 Desember 2023 pukul 14:54 WIB. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sementara, ± 4 menit 41 detik.
Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi, masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki pada radius 3 km dari kawah/puncak.
Sejumlah wilayah di Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi terdampak hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Marapi.
Data dari BPBD Agam menyebutkan, sebanyak 14 kecamatan terdampak hujan abu dan batu vulkanik. Rinciannya Kecamatan Canduang, Banuhampu, Sungai Pua, dan Malalak terdampak hujan abu dan batu.
Sedangkan 10 kecamatan yang mengalami hujan abu vulkanik yakni Banuhampu, Tilatang Kamang, Baso, Tanjung Raya, Lubuk Basung, Ampek Koto, Matur, Tanjung Mutiara, Palembayan dan Kamang Magek.
Selain itu, sebanyak 75 orang pendaki dilaporkan terjebak di Gunung Marapi. Sebanyak 11 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan 18 orang masih diinfokan belum turun.
UNSUR TERLIBAT DILAPANGAN
(Update Pukul 21.06 WIB, Senin 4 Desember 2023)
BPBD Agam
TNI
POLRI
POLPP & Damkar Agam
BPBD Prov Sumbar
BPBD Bukittinggi
BPBD Padang Pariaman
BPBD Padang Panjang
PMI Agam
Dishub Agam
Dinsos Agam
Puskesmas
Dompet Dhuafa
Relawan Indonesia
Basarnas
DVI Sumbar
Unit Rescue Mahasiswa UIN Bkt
KSB
Penggiat Alam Sumbar
Damkar Sawahlunto
Dinkes Agam
Kesbangpol Agam
RAPI
Baznas Agam
Damkar Kota Padang Panjang
TAGANA
PLN Bukittinggi
Wahana Muda Indonesia
Pihak Kecematan
Pihak Nagari
Masyarakat
Update Korban Erupsi G. Marapi, 5/12/2023 pukul 00.05 WIB.
Tambahan data Survivor Meninggal Dunia:
1. Nazahra Adzin Mufadal
2. Muhammad Alfikri
3. Nurva Afitri
Survivor luka dan kritis:
1. Zhafirah Zahrim Febrina (dirujuk ke RSUP M Djamil)
2. Naomi Johana Simanjuntak (RSAM)
3. Aditya Sukirno Putra (Ruang Bedah RSAM)
4. Muhammad Arbi Muharman (RSAM)
5. Ahmad Firman (M Djamil)
6. Muhammad Ridho (RSAM)
Sumber : tim SAR
PROFIL:
Dr. H. Andri Warman, S.Sos., M.M. (lahir 4 Januari 1963) adalah dosen, pengusaha, dan politikus yang menjabat Bupati Agam periode 2021–2024.
Sebelumnya, ia adalah Anggota DPRD Sumatera Barat Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2019–2020. Ia juga menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Agam. (*/bbs)

