Erupsi Gunung Marapi dari 75 Pendaki, 11 Meninggal Dunia dan 12 Dalam Pencarian

Helmy
3 Min Read

QAYYUMNEWS.ID, Sumbar- Akibat Erupsi Gunung Marapi 2891 dpml hingga pagi ini, Senin (4/12/2023) sudah terjadi 45 letusan dari gunung berapi yang berada di kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Akibatnya 75 orang Survivor (pendaki gunung) yang tercatat di Posko Penanggulangan Bencana Gunung Marapi 11 orang diantaranya meninggal dunia (MD), puluhan orang sudah terevakuasi luka bakar dan 12 orang lainnya masih dalam pencarian.

Demikian Update laporan Erupsi gunung Marapi 2891 dpml yang berada di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, per hari ini Senin (4/12/2023) pukul 09.40 WIB yang disampaikan Kepala Basarnas Padang Abdul Malik.

Malik menjelaskan, jumlah survivor 75 orang tercatat di posko. Sebanyak 49 sudah terevakuasi dengan selamat sebagian sudah kembali ke rumah dan sebagian masih berada di 2 Rumah Sakit, di Kota Padang Panjang dan Kota Bukit Tinggi.

” Rata- rata mereka mengalami luka bakar,” kata Malik dalam jumpa persnya, Senin (4/12/2023) sekitar pukul 10.00 WIB.

Selanjutnya dalam laporannya, Malik mengatakan untuk pencarian sampai pukul 07.00 WIB hari ini tim gabungan sudah berhasil menemukan 3 orang selamat dan 11 dalam keadaan meninggal dunia.

” Saat ini korban dalam keadaan meninggal dunia sedang dalam proses evakuasi dr puncak gunung ke bawah (posko),” jelasnya.

Malik menambahkan, jadi total penemuan korban erupsi hari ini hingga pukul 7.10 WIB berjumlah 14 orang dan yang perlu di cari sebanyak 12 orang.

Update Perkembangan Erupsi Gunung Marapi, 4/12/2023 pukul 09:40 WIB:
• Total sampai hari ini (4/12/2023) terjadi 45 letusan
• Survivor selamat hingga pukul 06.00 wib 15 orang, rata-rata mengalami luka bukar
• 11 Survivor meninggal dunia dan dalam proses evakuasi. Nama dalam proses pendataan
• Pukul 07.10 ditemukan 3 orang survivor selamat. Kini sedang dalam proses evakuasi
• 12 orang survivor lagi masih dalam pencarian.

Seperti beritakan sebelumnya, gunung Marapi, Sumatra Barat, meletus pada Minggu, tanggal 03 Desember 2023 pukul 14:54 WIB.

Sampai saat ini, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Marapi belum menyampaikan ketinggian abu akibat letusan Gunung Marapi tersebut.

“Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,” kata Ahmad Rifandi, Pos Pengamatan Gunungapi Marapi, Minggu (3/12/2023).

Salah seorang warga di yang tinggal di kaki Gunung Marapi, Dodi, menceritakan awalnya suara ledakan yang begitu dahsyat terdengar, bahkan ada getaran seperti gempa dirasakan di dalam rumah.

“Kami pun melihat di luar, ternyata di lihat ke atas langit, ada awan abu pekat di atas Gunung Marapi. Sampai saat ini warga masih di rumah,” ujarnya.

Dodi menyampaikan usai suara ledakan itu terjadi, lalu juga terdengar suara gemuruh dengan durasi diperkirakan lebih dari satu setengah jam. (iin/bc)

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar