Gegara Cloudflare, situs X, BMKG hingga berbagai situs besar tak dapat di akses

Mengapa banyak website mengintegrasikan jaringannya dengan Cloudflare, bahkan sekelas X.com, Idwebhost.com, BMKG, juga ikut serta mengintegrasikan websitenya ke Cloudflare.

Redaksi Qayyumnews
6 Min Read
Gegara Cloudflare, situs X, BMKG, ChatGpt hingga berbagai situs besar tak dapat di akses

TEKNOLOGI – Setiap website yang terintegrasi langsung ke salatu platform yang membantu website untuk dapat diakses dengan cepat dan terlindungi oleh keamanan yang berbahaya terhadap website.

Sayangnya malam ini cloudflare bermasalah, hingga mengakibatkan berbagai website besar tidak dapat diakses seperti X.com, Idwebhost.com, BMKG, DETIKEPRI.COM, TABUAHKINI.COM, dan banyak website lainnya ikut terimbas.

Bahkan website BMKG awalnya juga terimbas akibat Cloudflare dan tidak dapat diakses, walau akhirnya kini dapat diakses kembali karena tim IT BMKG bergerak cepat untuk memperbaiki masalah integrasi ke name server Cloudflare.

Dari pantauan kami sejak 18.40 Wib banyak website besar tidak dapat diakses, bahkan X.com hingga kini masih belum dapat diakses dengan baik dan masih menunjukan error. seperti gambar dibawah ini :

Clouudflare tidak dapat diakses, sehingga mengakibatkan website down
Clouudflare tidak dapat diakses, sehingga mengakibatkan website down | Foto : Error cloudflare

Mengapa banyak website mengintegrasikan jaringannya dengan Cloudflare, bahkan sekelas X.com, Idwebhost.com, BMKG, juga ikut serta mengintegrasikan websitenya ke Cloudflare.

Situs BMK tidak dapat diakses sebab Error pada bagian Cloudflare
Situs BMK tidak dapat diakses sebab Error pada bagian Cloudflare | Foto : Screenshoot website BMKG

Berikut penjelasan tengang Cloudflare

Fungsi utama Cloudflare adalah untuk mempercepat kinerja dan melindungi situs web dari ancaman siber. Ini dicapai dengan menggunakan jaringan pusat data global untuk menyajikan konten dari server terdekat dengan pengunjung (CDN)

menyimpan salinan konten statis (caching), dan memfilter lalu lintas berbahaya seperti serangan DDoS. Cloudflare juga memberikan fitur keamanan tambahan seperti enkripsi SSL/TLS otomatis dan firewall.

Fungsi-fungsi utama Cloudflare:

1. Meningkatkan kecepatan dan kinerja:

  • Jaringan Pengiriman Konten (CDN): Cloudflare menyimpan salinan konten statis situs web Anda di pusat datanya yang tersebar di seluruh dunia. Ini memungkinkan konten disajikan dari server yang lebih dekat dengan pengunjung, mengurangi waktu muat halaman.
  • Caching: Secara otomatis menyimpan salinan konten statis untuk menghemat bandwidth server Anda dan mempercepat akses bagi pengguna.
  • Minifikasi: Menghapus karakter yang tidak perlu seperti spasi, komentar, dan baris baru dari file HTML, CSS, dan JavaScript untuk mengurangi ukuran file.

2. Meningkatkan keamanan:

  • Perlindungan DDoS: Melindungi situs web dari serangan Distributed Denial of Service (DDoS) dengan memfilter lalu lintas berbahaya.
  • Firewall Aplikasi Web (WAF): Membantu melindungi dari ancaman keamanan umum dan memungkinkan Anda untuk memblokir akses dari IP atau negara tertentu.
  • Enkripsi SSL/TLS: Menyediakan enkripsi SSL/TLS otomatis untuk mengamankan lalu lintas data antara pengunjung dan situs web Anda tanpa perlu konfigurasi manual yang rumit.

3. Mempermudah manajemen dan pemantauan:

  • Manajemen DNS: Bertindak sebagai penyedia DNS otoritatif untuk domain Anda, memungkinkan Anda mengelola record DNS melalui dasbor mereka.
  • Analitik: Memberikan data pemantauan tentang aktivitas situs web, seperti jumlah permintaan, unique visitor, dan penggunaan bandwidth.
  • Mengurangi penggunaan resource server: Dengan mengambil alih sebagian besar tugas penanganan lalu lintas, Cloudflare dapat mengurangi beban pada server hosting Anda.

Content Delivery Network (CDN)

CDN, atau Content Delivery Network, adalah jaringan server terdistribusi secara geografis yang tujuannya untuk mempercepat pengiriman konten web, seperti gambar, video, dan file lainnya, dengan cara menyimpannya di server yang paling dekat dengan pengguna.

Dengan mengurangi jarak yang harus ditempuh data, CDN meminimalkan latensi (keterlambatan) dan membuat website atau aplikasi online terasa lebih cepat bagi pengguna.

Cara kerja CDN

  • Penyimpanan cache: CDN menyimpan salinan sementara (cache) dari konten sebuah website di server-server yang tersebar di berbagai lokasi (disebut server edge).
  • Pengiriman terdekat: Saat pengguna meminta konten, CDN akan mengambilnya dari server edge yang terdekat dengan lokasinya, bukan dari server utama yang mungkin letaknya jauh.
  • Mengurangi beban: Dengan mendistribusikan permintaan ke banyak server, CDN juga mengurangi beban pada server utama dan menghemat bandwidth.

Manfaat utama CDN

  • Kecepatan: Konten dimuat lebih cepat karena jarak fisik antara pengguna dan server lebih pendek.
  • Ketersediaan: Memastikan konten tetap dapat diakses meskipun terjadi lonjakan lalu lintas atau masalah pada server utama, karena beban terbagi ke banyak server.
  • Keamanan: Melindungi website dari serangan siber seperti serangan DDoS (Distributed Denial of Service) dengan menyaring lalu lintas berbahaya dan memblokir bot yang mengganggu.
  • Efisiensi biaya: Mengurangi penggunaan bandwidth dari server utama sehingga dapat menghemat biaya hosting.

itulah sebabnyak banyak website yang mengintegrasikan websitenya ke Cloudflare, karena akan membantu kinerja server agar tidak terbebani terlalu besar dan menghemat resource yang ada di server.

Secara tidak langsung, Cloudflare menjadi pihak ketiga yang dapat mentransfer kestabilan website saat di akses oleh banyak pengguna serta mampu berikan paket keamanan terhadap serangan-serangan berbahaya yang bakal menyerang website.

Namun kerugiannya jika terjadi masalah yang seperti ini tim IT dari website harus bergerak cepat, dan memutuskan integrasi websitenya agar dapat diakses dengan cepat.

Tapi ini juga bisa menjadi masalah baru, jika tidak terkena masalah propagasi domain, maka name server dari cloudflare bisa diganti dengan name server hosting atau server yang awalnya.

Ini yang menjadi masalahnya, jika terjadi propagasi maka minimal harus menunggu 1×24 jam website dapat aktif kembali dan dapat diakses normal, sehingga banyak tim IT justru menunggu akses normal dari cloudflare.

Karena cloudflare akan langsung memperbaiki segala masalah yang muncul di sistemnya dengan banyaknya ahli di dalamnya dan dapat menyelesaikan masalah secepatnya.

Share This Article
Tidak ada komentar