Kartu Merah Yakubu Picu Kekalahan Persijap vs Semen Padang di Gelora Bumi Kartini

Hanya tiga menit usai kartu merah tersebut, Pedro Matos melepas tembakan jarak jauh yang meluncur deras tanpa mampu dijangkau kiper Rodrigo Nascimento. Tim tamu pun unggul 1-0.

Redaksi Qayyumnews
4 Min Read
Kartu Merah Yakubu Picu Kekalahan Persijap vs Semen Padang di Gelora Bumi Kartini

BOLA – Persijap Jepara gagal memanfaatkan dukungan publik sendiri saat menjamu Semen Padang pada pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis (20/11/2025) sore WIB, Laskar Kalinyamat harus menyerah 1-2 dari tamunya setelah tampil dengan 10 pemain sejak babak pertama.

Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Kedua tim tampil agresif, namun keputusan wasit yang mengeluarkan kartu merah kepada Najeeb Yakubu menjadi titik balik yang mengubah jalannya laga.

Situasi bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit membuat Persijap kesulitan menjaga konsistensi permainan, sementara Semen Padang memanfaatkan momentum tersebut untuk mengamankan tiga poin penting.

Meski demikian, kemenangan ini belum mengangkat Semen Padang keluar dari zona degradasi. Mereka tetap tertahan di posisi ke-17 klasemen sementara dengan tujuh poin.

Persijap sendiri juga belum beranjak dari urutan ke-16, hanya unggul satu angka dari zona aman peringkat 15 yang ditempati PSBS Biak.

Babak Pertama: Kartu Merah Mengubah Arah Pertandingan

Laga baru berjalan kurang dari setengah jam ketika kejadian krusial terjadi. Persijap, yang memulai pertandingan dengan percaya diri dan menekan sejak menit-menit awal, tiba-tiba kehilangan kontrol setelah Najeeb Yakubu diusir wasit pada menit ke-24.

Tekel keras bek asal Ghana itu terhadap Rui Rampa membuat wasit langsung menunjuk kartu merah usai melakukan pengecekan melalui VAR.

Kehilangan satu pemain dengan cepat memberi dampak besar. Semen Padang langsung memanfaatkan kekacauan di lini belakang Persijap.

Hanya tiga menit usai kartu merah tersebut, Pedro Matos melepas tembakan jarak jauh yang meluncur deras tanpa mampu dijangkau kiper Rodrigo Nascimento. Tim tamu pun unggul 1-0.

Meski berada dalam tekanan, Persijap berusaha bangkit. Serangan balik menjadi opsi terbaik mereka, dan Sudi Abdallah nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-37, namun peluangnya masih diblok kiper Arthur.

Upaya Persijap baru membuahkan hasil dua menit jelang turun minum. Sudi Abdallah tampil sebagai pahlawan lewat aksi individu briliannya.

Menerima umpan terobosan dari Gustavo Franca, ia melewati beberapa pemain lawan sebelum mengakhiri dengan tembakan akurat untuk membuat skor imbang 1-1. Gol tersebut menutup babak pertama dengan asa baru bagi tuan rumah.

Babak Kedua: Tekanan Bertubi-tubi Semen Padang Berbuah Gol Kemenangan

Memasuki paruh kedua, Semen Padang terlihat lebih tenang mengatur ritme permainan. Mereka mendominasi penguasaan bola dan mencoba menguji ketahanan fisik Persijap yang sejak menit ke-24 sudah kekurangan pemain.

Persijap memilih bertahan rapat, menunggu kesempatan melakukan serangan cepat. Namun semakin waktu berjalan, kondisi fisik para pemain tuan rumah mulai menurun. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah kesalahan dan keterlambatan mereka dalam membaca pergerakan lawan.

Pada menit ke-65, tekanan beruntun dari tim Kabau Sirah akhirnya berbuah gol. Dalam situasi kemelut di depan gawang Persijap, Oropa muncul sebagai penentu dengan sepakan jarak dekat yang tak mampu dibendung Rodrigo. Gol ini kembali membawa Semen Padang memimpin 2-1.

Persijap mencoba merespons melalui serangan sporadis di menit-menit akhir, namun penguasaan bola yang minim dan rapatnya pertahanan Semen Padang membuat upaya penyama skor tak juga tercipta hingga wasit meniup peluit panjang.

Bagi Semen Padang, kemenangan ini menjadi modal penting untuk menjaga asa keluar dari zona degradasi. Sementara bagi Persijap, hasil ini memperpanjang tren negatif dan menempatkan mereka dalam situasi yang semakin genting.

Susunan Pemain

Persijap Jepara:
Rodrigo Nascimento; Rahmat Hidayat, Fikron Afriyanto, Diogo Brito, Najeeb Yakubu; Rizki Hidayat, Wahyudi Hamisi, Dicky Kurniawan; Indra Arya, Rosalvo Candido, Rendi Saipul
Pelatih: Mario Lemos

Semen Padang:
Arthur; Leo Guntara, Abrizal Umanailo, Ricky Ariansyah, Cornelis Stewart, Firman Juliansyah, Pedro Matos, Rampa, Angelo Mennesses, Alhasan Wakasso, Rosad Setiawan
Pelatih: Dejan Antonic

Share This Article
Tidak ada komentar