QAYYUMNEWS.ID, Kuansing– DICKY Susanto menjadi “wajah baru” DPRD Kuantan Singingi periode 2024-2029. Pada Pemilu 14 Februari 2024 lalu “Si Pangantin Baru” ini meraih suara 1.827 dari 5.808 suara PKB di Dapil 1 Kuatan Singingi (Kuantan Tengah dan Sentajo Raya).
Keberhasilan Dicky merebut satu dari sembilan kursi Dapil 1 Kuantan Singingi menjadi pembicaraan di kalangan pengamat politik lokal di Kuantan Singingi. Sebab, Dapil 1 Kuantan Singingi selama ini dikenal dengan Dapil “neraka.” Yang maju di situ kebanyakan caleg pertahana yang sudah berpengalaman dan orang-orang berduit.
Tapi disitulah tantangan Dicky sebagai pendatang baru yang disebut kawan dan lawan politiknya masih bayi dalam buayan. Namun didukung tim sukses yang solid, dia berhasil mentas dan menumbangkan caleg pertahana PKB Agung Rahmat Hidayat.
Dicky berhasil bersanding dengan caleg pertahana Dapil 1 Kuantan Singingi yang berhasil mempertahankan kursinya. Yakni; Romi Alfisah Putra (Golkar), Muslim (Nasdem), Arpison (PAN), Syafril (PKS), dan Gusmir Indra (Gerindra). Tiga pendatang baru selain Dicky ada Nurjamil (Demokrat) dan Dasver Librian (Gerindra).
Dicky menyebut keberhasilannya ke pentas wakil rakyat itu bukan semata karena dirinya melainkan keberhasilan sebuah tim yang solid.
“Dicky ini apalah orang biasa. Tapi di belakang Dicky ada team solid yang memperjuangan Dicky ke tangga kemenangan seperti saat ini,” katanya merendah.
Menurut Dicky, darah politik yang mengalir pada dirinya berasal dari ayahnya H. Hendarto Samsu akrab disapa Anto Samsu. Sebelum pensiun dini di dunia politik, ayahnya pernah menjadi anggota DPRD Kuantan Singingi dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) periode 2004-2009.
Sebelum terjun ke dunia politik Dicky dipercayakan orang tuanya sebagai Direktur CV. Jadijuo Group yang bergerak di bidang perkebunan sawit dan sewa alat berat exskavator di Kuantan Singingi. Sebagai pengusaha, jabatannya adalah Bendahara Umum Himpunan Pengusaha Nuda (HIPMI) Kabupaten Kuantan Singingi.
Dicky diajak bergabung dengan PKB dan ditunjuk sebagai Ketua Garda Bangsa PKB Kabupaten Kuantan Singingi. Dari situlah karier alumnus Fakultas/Jurusan: Ekonomi/Ekonomi Manejemen Universitas Islam Riau (2015-2020) dan Institut Pelita Indonesia Jurusan Manajemen Bisnis (2020-2022) perlahan tapi pasti mulai naik.
Dicky menyebut tertarik bergabung dengan PKB karena visi dan misi partai yang didirikan Gus Dur itu cocok dengan dirinya. Yakni:
Visi PKB:
1. Mewujudkan cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia sebagaimana dituangkan dalam Pembukaan UUD 1945;
2. Mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur secara lahir dan batin, material, dan spiritual; dan
3. Mewujudkan tatanan politik nasional yang demokratis, terbuka, bersih, dan berakhlakul karimah.
Sedangkan Misi PKB adalah:
1. Bidang Ekonomi: Menegakan dan mengembangkan kehidupan ekonomi kerakyatan yang adil dan demokratis;
2. Bidang Hukum: Berusaha menegakan dan mengembangkan negara hukum yang beradab, mampu mengayomi seluruh rakyat, menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia, dan berkeadilan sosial;
3. Bidang Sosial Budaya: Berusaha membangun budaya yang maju dan modern dengan tetap memelihara jatidiri bangsa yang baik demi meningkatkan harkat dan martabat bangsa;
4. Bidang Pendidikan: Berusaha meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berakhlak mulia, mandiri, terampil, profesional, dan kritis terhadap lingkungan sosial di sekitarnya, mengusahakan terwujudnya sistem pendidikan nasional yang berorientasi kerakyatan, murah, dan berkesinambungan; dan
5. Bidang Pertahanan: Membangun kesadaran setiap warga negara terhadap kewajiban untuk turut serta dalam usaha pertahanan negara; mendorong terwujudnya swabela masyarakat terhadap perlakuan-perlakuan yang menimbulkan rasa tidak aman, baik yang datang dari pribadi-pribadi maupun institusi tertentu dalam masyarakat.
KEBAHAGIAAN Dicky bertambah pada Sabtu, 26 Februari 2024 lalu Dicky menyunting pujaan hatinya Mela Ardini ke pelaminan. Orang tua istrinya pasangan Ardison dan Hendrawati juga sahabat akrab orang tuanya H. Hendarto dan Hj. Susiani.
“Doakan kami ya langgeng dalam menjalani bahtera rumah tangga,” kata pria kelahiran Muaro Sentajo, 30 April 1997 ini tersenyum.
Sementara adiknya M. Asrop Saweri kini kuliah di UII Yogyakarta Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Sedangkan adik bungsunya Olivia Heni Melta kini sedang menuntut ilmu di MAN 1 Telukkuantan.
Setelah berhasil duduk sebagai wakil rakyat apa nanti yang akan diperjuangkannya? Dicky menjawab singkat, ”Sudah terbayangkan tapi ada waktunya nanti akan saya sampaikan. Sabar ya,” ujarnya ramah. (*).
Penulis:Sahabat Jang Itam & Tim
Forum IKKS-IWAKUSI se Indonesia

