QAYYUMNEWS.ID, Makassar – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan, Frice Sumolang, memimpin langsung Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja dan Pelaporan Triwulan I yang digelar di Ballroom Grand Imawan Hotel, Makassar, Senin (25/5/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengendalian kinerja, meningkatkan akuntabilitas, serta mendorong percepatan capaian target seluruh satuan kerja keimigrasian di wilayah Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah menegaskan bahwa rapat evaluasi ini merupakan instrumen krusial untuk mengukur capaian kinerja, mengidentifikasi berbagai hambatan administratif, serta membangun budaya kerja yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.
Ia menekankan pentingnya sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga kualitas pelayanan publik serta memastikan setiap program berjalan secara efektif dan akuntabel.
Kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan penguatan dari aspek kebijakan hingga teknis pelaksanaan.
Natalina Marbun dari Sekretariat Direktorat Jenderal Imigrasi memaparkan arah kebijakan strategis dalam penguatan tata kelola organisasi serta percepatan target kinerja secara nasional.
Sementara itu, Latif Wahyono dari Kanwil DJPb Sulawesi Selatan menyampaikan evaluasi tata kelola keuangan negara, dengan penekanan pada pentingnya kedisiplinan dalam pelaporan realisasi anggaran tahun 2026.
Penguatan juga disampaikan oleh Bapak Amin Nursudi dari KPPN Makassar II yang menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap regulasi penyerapan anggaran, akurasi data output, serta optimalisasi penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) sebagai instrumen pengelolaan keuangan yang transparan dan efisien.
Dalam forum tersebut, masing-masing Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) memaparkan capaian kinerja triwulan I. Kantor Imigrasi Makassar mencatat realisasi DIPA sebesar 49,49% dan PNBP 37,14% melalui optimalisasi layanan publik. Rudenim Makassar mencapai realisasi anggaran 40,08% dengan fokus pada penanganan deteni dan pengungsi.
Kanim Parepare mencatat penyerapan 15,85% seiring fokus pembangunan gedung kantor baru. Kanim Palopo menunjukkan kinerja positif dengan realisasi 41,24% dan PNBP 30,76% serta capaian indeks kepuasan masyarakat yang optimal.
Sementara itu, Kanim Bone dan Kanim Bantaeng turut menyampaikan progres pelaksanaan program, termasuk penguatan data dukung dan pelaksanaan operasi keimigrasian.
Menutup kegiatan, Kepala Kantor Wilayah memberikan evaluasi komprehensif dengan mengapresiasi keberhasilan verifikasi program ProAksi melalui aplikasi STARProAksi.
Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa serta meningkatkan koordinasi lintas sektoral guna memastikan target kinerja triwulan berikutnya dapat tercapai secara optimal dan akuntabel.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung tertib dan lancar, serta mencerminkan akselerasi kinerja yang sehat dan produktif di seluruh satuan kerja. Seluruh jajaran berkomitmen untuk menindaklanjuti arahan pimpinan sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja organisasi yang berkelanjutan. (*/drA)

