Warga Batam Banjiri Engkuputri, Saksikan Detik demi Detik Turunnya Sang Merah Putih

Helmy
2 Min Read

QAYYUMNEWS.ID, Batam- Senja perlahan merangkak turun di Dataran Engkuputri, Batamcenter, Senin (17/8/2026). Tapi kawasan itu justru semakin “hidup”. Bukan karena lampu-lampu yang menyala, melainkan karena banyaknya warga yang memenuhi sisi selatannya.

Masyarakat Batam, rela berdiri rapat, bahkan lesehan di tepi lapangan, hanya untuk menyaksikan dari dekat prosesi penurunan bendera peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Batam.

Selaksa pasang mata bagai magnet yang tertarik ke satu titik: Sang Merah Putih yang perlahan diturunkan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Batam.

Ketika bendera mulai turun, suasana seketika berubah. Riuh rendah berubah menjadi hening. Hanya suara angin dan hentakan kaki yang masih terdengar.

Prosesi berlangsung tertib dan lancar. Para Paskibraka, yang pagi harinya sudah menjalankan tugas pengibaran, kembali tampil dengan disiplin tinggi.

Setiap langkah terukur, setiap gerakan serempak. Suara hentakan kaki mereka menggema di tengah lapangan, seperti detak jantung yang berirama sama—tegas, penuh keyakinan, dan memancarkan semangat putra-putri terbaik Batam.

Yardan Rajendra Nibras (SMAS Adhi Nusantara) dipercaya sebagai Komandan Kelompok. Keysa Malika Tambunan (SMAS Tunas Baru Jin Seung Batam) membawa nampan, Asyraf Fadhillah Eka Putra (SMA Negeri 3 Batam) sebagai pelipat bendera, Al Auza’ie Asshufi (MA Negeri 2 Batam) pemegang bendera, dan Mario Jobel Frans Wahang Sipahutar sebagai pengulur tali.

Pada tahap pengembalian, Cristina Marito Marpaung (SMA Negeri 3 Batam) membawa bendera, didampingi Alvinto Kayasnin (pengapit kanan) dan Steven Sahat Tua Simamora (SMA Negeri 17 Batam, pengapit kiri). Semua bergerak tenang, kompak, hingga bendera berhasil diserahkan dalam kondisi terlipat rapi.

Ketika seluruh rangkaian upacara sore itu selesai, warga masih betah berlama-lama. Antusiasme mereka yang bertahan hingga detik terakhir menjadi saksi bahwa semangat kemerdekaan di Batam, tak hanya ada di pagi hari—ia tetap membara hingga senja meredup. (kb/dra)

Share This Article
Tidak ada komentar