Kakanwil Riau Pimpin Penutupan Gelombang II Pelatihan Fisik, Mental dan Disiplin Petugas PAS

Helmy
3 Min Read

QAYYUMNEWS.ID, Pekanbaru – Hari terakhir Gelombang kedua Pelatihan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) Petugas Pemasyarakatan Tahun 2022 ditutup dengan upacara penutupan yang dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Mhd. Jahari Sitepu pada Kamis (16/6/2022).

Bertempat di lapangan Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas III Rumbai, Pembinaan FMD ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas Sumber Daya Manusia yang diikuti sebanyak 50 orang Petugas Pemasyarakatan angkatan 2017, 2018 dan 2019 se-Riau yang berlangsung selama dua hari satu malam dari 15-16 Juni 2022.

Sebagai Petugas Pemasyarakatan yang memiliki resiko yang beragam dan bersifat insidentil, maka petugas Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara dituntut memiliki ketahanan fisik dan mental serta disiplin yang tinggi.

Inilah sebabnya pentingnya dilaksanakan Pelatihan ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan, ketanggapan, serta kedisiplinan sehingga efektifitas pekerjaan semakin meningkat.

Upacara Penutupan pembinaan FMD ini dihadiri oleh Kepala Divisi Administrasi, Achmad Brahmantyo Machmud, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Mulyadi, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Siti Cholistyaningsih, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kota Pekanbaru.

Diawali dengan pelepasan tanda peserta, Jahari Sitepu dalam arahannya berpesan kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan ilmu yang didapat selama mengikuti pembinaan ini.

“Aplikasikan ilmu yang didapat selama mengikuti pelatihan ini dalam pekerjaan sehari-hari. Apabila fisik dan mental telah dilatih dengan baik, maka tidak hanya badan yang sehat namun juga diikuti dengan jiwa dan pola pikir yang sehat dan positif. Sehingga bisa bekerja lebih fokus dan produktif serta turut mengharumkan nama pemasyarakatan dan Kemenkumham Riau yang semakin Bedelau,” ungkap Jahari Sitepu.

Jahari Sitepu pada kesempatan ini mengingatkan seluruh peserta untuk jangan coba-coba terlibat dalam peredaran gelap Nakoba.

“Apabila diantara kalian ada yang menjadi pengkhianat. Yang terbukti terlibat dalam peredaran gelap narkoba atau memasukan Handphone kedalam yang nantinya akan dipergunakan oleh warga binaan di dalam,maka akan langsung saya sikat. Langsung diusulkan pemecatan. Kami tidak main-main dengan hal ini,” ungkap Jahari Sitepu dengan tegas.

“Bagi yang serius ingin meningkatkan potensi akademis dengan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi atau melanjutkan kuliah lagi, silahkan, saya dukung. Tentunya jangan sampai menganggu tugas kita sebagai abdi Negara. Pak Kadiv Administrasi, jika mereka mengajukan izin kuliah, langsung sampaikan kepada saya.” tambahnya.

“Saya juga mengapresiasi seluruh panitia, sehingga pelaksanaan kegiatan yang bermanfaat ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga kegiatan seperti ini dapat terlaksana secara berkelanjutan, sehingga dapat terus mencetak kader-kader pemasyarakatan yang handal dan berintegritas,” ujar Jahari Sitepu. Peserta Pelatihan FMD kemudian menampilkan yel-yel yang di tampilkan dengan penuh semangat.

Kepala Divisi Administrasi, Achmad Brahmantyo Machmud juga mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh jajaran Divisi Pemasyarakatan yang telah melakukan Pelatihan FMD ini, sehingga mempercepat capaian target kinerja dan penyerapan anggaran.(*/iin)

Share This Article
Tidak ada komentar