Sinergi Organisasi dan Kampus di Batam Berbuah Donor Darah Massal, Peserta Capai 100 Orang

Pendaftaran peserta dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Peserta terlebih dahulu mengisi formulir, kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan awal berupa pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, kadar gula, dan pertanyaan seputar riwayat penyakit.

Redaksi Qayyumnews
5 Min Read
Sinergi Organisasi dan Kampus di Batam Berbuah Donor Darah Massal, Peserta Capai 100 Orang

BATAM – Suasana hangat penuh kepedulian menyelimuti lantai 6 Kampus Indobaru Nasional Institut Teknologi & Sains (IIBN) pada Jumat (5/12), saat ratusan orang dari berbagai latar belakang berkumpul untuk satu tujuan mulia: menyumbangkan darah.

Kegiatan donor darah yang digagas Dewan Pimpinan Wilayah Garuda Astacita Nusantara (DPW GAN) Kepri bersama IIBN ini menjadi salah satu rangkaian utama perayaan milad perdana DPW GAN Kepri dan Dies Natalis ke-4 IIBN.

Sejak pagi, lantai 6 kampus telah disulap menjadi ruang layanan donor darah lengkap dengan meja pendaftaran, area pemeriksaan kesehatan, bed untuk pengambilan darah, hingga ruang pemulihan.

Di tangan tim medis Palang Merah Indonesia (PMI) Batam, setiap sudut ruang diatur serapi mungkin untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, bersih, dan nyaman bagi para peserta.

Sinergi Dua Lembaga untuk Kepentingan Publik

Kegiatan ini menjadi momen spesial bagi DPW GAN Kepri yang merayakan hari jadinya yang pertama. Sebagai organisasi nirlaba, GAN hadir di berbagai daerah sebagai mitra strategis pemerintah untuk mendukung arah kebijakan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Fokusnya bukan pada figur, melainkan pada implementasi nilai dan strategi pembangunan yang berpijak pada Pancasila.

Sementara itu, IIBN sebagai lembaga pendidikan tinggi swasta di Batam terus memperluas perannya tidak hanya dalam bidang akademik, namun juga pengabdian masyarakat.

Kampus yang bergerak di bidang sains dan teknologi ini berupaya membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga peka terhadap kebutuhan sosial di sekitarnya.

Kolaborasi dua lembaga ini pun menghasilkan sebuah kegiatan sosial yang mampu menjangkau banyak pihak, mulai dari mahasiswa, dosen, masyarakat umum hingga anggota GAN Kepri.

Alur Donor Darah yang Tertib dan Terstandar

Pendaftaran peserta dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Peserta terlebih dahulu mengisi formulir, kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan awal berupa pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, kadar gula, dan pertanyaan seputar riwayat penyakit.

Prosedur ini penting dilakukan untuk memastikan hanya peserta yang benar-benar layak dan aman yang dapat mendonorkan darah.

Setelah dinyatakan lolos, peserta diarahkan menuju area pengambilan darah. Proses ini memakan waktu sekitar 10 hingga 15 menit, dengan seluruh peralatan medis telah disterilkan sesuai standar PMI.

Meski beberapa peserta tampak tegang, suasana cair karena pendampingan tenaga medis yang ramah membantu mereka tetap rileks.

Selesai mendonorkan darah, peserta tidak langsung dipersilakan pulang. Mereka diarahkan ke ruang istirahat untuk pemulihan singkat. Di sana, panitia menyediakan nasi kotak, snack, serta bingkisan berupa beras 5 kilogram sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi masyarakat.

Apresiasi dari Pimpinan IIBN dan GAN Kepri

Rektor IIBN, Dr. Jontro Simanjuntak, S.Pt., SE., MM, mengungkapkan bahwa kegiatan donor darah ini mencerminkan semangat kampus untuk terus hadir bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi idealnya tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat tumbuhnya kepedulian sosial.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa dan masyarakat dapat mengambil bagian dalam upaya kemanusiaan yang nyata. Kami berharap kegiatan serupa dapat kembali diselenggarakan secara berkala,” ungkap Jontro.

Ketua DPW GAN Kepri, Chandra, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, momen milad pertama GAN Kepri menjadi lebih bermakna karena diisi dengan kegiatan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“Ini bukan hanya perayaan, tetapi bentuk kontribusi nyata untuk membantu sesama. Terima kasih kepada seluruh peserta yang tetap sabar meski harus mengantre cukup panjang,” ujarnya.

Hasil: 35 Liter Darah dari 100 Pendonor

Hingga pukul 12.00 WIB, kegiatan donor darah resmi ditutup. Dari total 100 peserta yang memenuhi syarat kesehatan, terkumpul sekitar 35 liter darah.

Seluruh darah tersebut akan disalurkan ke rumah sakit di wilayah Kepulauan Riau untuk memenuhi kebutuhan pasien operasi, ibu melahirkan dengan kondisi gawat, hingga pasien penyakit kronis yang memerlukan transfusi secara rutin.

Melalui kegiatan ini, GAN Kepri dan IIBN menunjukkan bahwa kerja sama lintas sektor mampu menghasilkan dampak positif bagi masyarakat. Aksi sederhana seperti donor darah dapat menyelamatkan banyak nyawa, dan kegiatan kemanusiaan semacam ini diharapkan terus tumbuh di masa mendatang.

Share This Article
Tidak ada komentar