Ubah Usia Menjadi Makna: Dinkes Lima Puluh Kota Ajak Masyarakat Rayakan Ulang Tahun dengan Sehat

Helmy
2 Min Read

QAYYUMNEWS.ID, LIMA PULUH KOTA – Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota melalui Dinas Kesehatan meluncurkan sebuah terobosan layanan kesehatan yang inovatif dan menyentuh sisi personal masyarakat.

Program cek kesehatan gratis di seluruh Puskesmas kini tidak hanya menjadi layanan rutin, namun dikemas sebagai momentum istimewa bagi warga yang sedang merayakan hari ulang tahun.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lima Puluh Kota, Wilda Reflita, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mengubah paradigma masyarakat dalam memaknai pertambahan usia.

Menurutnya, kado terbaik yang bisa diberikan seseorang untuk dirinya sendiri bukanlah materi, melainkan kepastian kondisi fisik yang prima.

“Kita ingin masyarakat menjadikan hari ulang tahun sebagai titik balik kesadaran kesehatan. Melalui pemeriksaan awal, kita dapat mendeteksi risiko penyakit sebelum berkembang parah, sekaligus menjadi pengingat untuk memperbaiki pola makan dan kebiasaan hidup,” ujar Wilda pada Rabu (7/1/2026).

Fokus pada Pencegahan Penyakit Berat
​Program ini secara khusus menyasar deteksi dini penyakit katastropik, seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan jantung.

Wilda menekankan bahwa langkah preventif (pencegahan) jauh lebih efektif dan ekonomis dibandingkan harus berhadapan dengan komplikasi medis yang berat.

“Pencegahan melalui pemeriksaan rutin adalah langkah yang paling bijak untuk menghindari beban finansial dan risiko kesehatan di masa depan. Akses kesehatan berkualitas adalah hak setiap warga, dan kami telah menyiapkan tenaga medis kompeten serta fasilitas yang memadai di seluruh Puskesmas untuk mendukung hal ini,” tambahnya.

Mendorong Umur Harapan Hidup

Dinas Kesehatan optimis bahwa penguatan layanan di tingkat Puskesmas ini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan Umur Harapan Hidup (UHH) di Kabupaten Lima Puluh Kota. Dengan deteksi dini yang konsisten, angka harapan hidup masyarakat diharapkan terus tumbuh secara positif.

Masyarakat cukup membawa identitas diri (KTP/KK) ke Puskesmas sesuai domisili untuk mendapatkan layanan ini. Program ini diharapkan mampu membangun budaya baru di mana mengecek kesehatan secara berkala menjadi bagian dari gaya hidup modern masyarakat Lima Puluh Kota yang cerdas dan peduli masa depan.(*/harika)

Share This Article
Tinggalkan Komentar