QAYYUMNEWS.ID, PAYAKUMBUH– MAN 2 Payakumbuh terus menunjukkan keseriusannya dalam mencetak generasi unggul melalui penguatan program sekolah yang terintegrasi dengan capaian prestasi akademik, non-akademik, dan keagamaan.
Sekolah ini mengoptimalkan Tes Kemampuan Akademik (TKA), pembinaan gizi siswa, serta program religius sebagai fondasi utama pendidikan berkelanjutan.
Kepala MAN 2 Payakumbuh, Sahidin, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa TKA bukan sekadar evaluasi akademik, tetapi menjadi instrumen strategis untuk masa depan siswa.
“TKA kami posisikan sebagai alat ukur mutu pendidikan sekaligus jembatan siswa menuju perguruan tinggi dan dunia kerja. Dari sini, potensi akademik mereka dapat dipetakan secara objektif,” ujar Sahidin.
Melalui TKA, sekolah mampu memberikan rekomendasi akademik yang tepat sesuai minat dan bakat siswa, sekaligus membekali mereka dengan sertifikat berstandar nasional yang bernilai strategis.
Tak hanya fokus pada akademik, MAN 2 Payakumbuh juga menaruh perhatian serius pada pola hidup sehat dan pemenuhan gizi siswa. Menurut Sahidin, prestasi tidak mungkin dicapai tanpa kondisi fisik yang prima.
“Kecerdasan siswa tidak berdiri sendiri. Konsentrasi belajar dan kesiapan menghadapi ujian sangat dipengaruhi oleh asupan gizi yang seimbang,” tegasnya.
Prestasi Nyata dan Program Berkelas Internasional Berbagai prestasi berhasil ditorehkan MAN 2 Payakumbuh.
Di bidang non-akademik, TK Sumatera PKU Marching Band berhasil mengharumkan nama sekolah dalam ajang Festival Drumband se-Sumatera.
Sementara di bidang keagamaan, 150 siswa dipersiapkan mengikuti wisuda Tahfiz, dengan 30 siswa telah mencapai hafalan Al-Qur’an yang menonjol.
Sekolah juga menjalankan Program Kelas Timur Tengah (Cambridge) yang mempersiapkan 64 siswa kelas XI dan XII untuk melanjutkan studi ke luar negeri dengan kurikulum berstandar internasional.
“Program kelas Timur Tengah ini adalah bukti bahwa MAN 2 Payakumbuh siap bersaing di level global, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” kata Sahidin.
Ramadhan sebagai Media Pembentukan Karakter
Menyambut bulan suci Ramadhan, sekolah telah merancang program keagamaan intensif yang bertujuan memperkuat karakter dan akhlak siswa.
“Ramadhan kami jadikan momentum pendidikan karakter. Siswa tidak hanya belajar ilmu, tetapi juga dibentuk kepribadian dan akhlakul karimahnya,” ungkap Sahidin.
Dengan sinergi antara program akademik unggulan, prestasi nyata, perhatian terhadap kesehatan, serta pembinaan religius, MAN 2 Payakumbuh optimistis mampu melahirkan lulusan yang berprestasi, berdaya saing, dan berakhlak mulia. (*/harika)

