QAYYUMNEWS.ID, Kabupaten Bandung – BUPATI Dadang Supriatna memastikan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Desa Lebak muncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung akan dimulai pada Oktober 2026.
Sekolah berasrama yang dibangun di atas lahan seluas 7,6 hektare itu diproyeksikan mampu menampung hingga 2.000 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA dari keluarga miskin ekstrem di Kabupaten Bandung.
Kepastian tersebut disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) usai berkoordinasi bersama Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf terkait penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa 21 Juli 2026.
“Alhamdulillah, Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung sudah kami rintis sejak dua tahun lalu. Lahan seluas 7,6 hektare sudah kami siapkan, dan insyaallah pembangunan gedung permanennya akan dimulai Kementerian Pekerjaan Umum pada Oktober 2026,” ujar Bupati yang akrab disapa KDS.
Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi salah satu program strategis Presiden RI untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga paling tidak mampu sekaligus menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Ia mengatakan, seluruh peserta didik akan tinggal di asrama dan mendapatkan pendidikan selama 24 jam. Selain mengikuti pembelajaran formal, para siswa juga akan dibekali pendidikan karakter sebagai bekal menjadi generasi unggul.
“Sekolah ini tidak hanya mendidik anak-anak secara akademik, tetapi juga membentuk karakter mereka. Harapannya, lulusan Sekolah Rakyat menjadi agen-agen perubahan bagi keluarganya dan masyarakat,” katanya.
KDS menegaskan, kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Pemkab Bandung bertanggung jawab menyiapkan lahan, sementara pembangunan gedung permanen dilaksanakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum.
Sementara itu, Mensos Saifullah Yusuf memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung yang dinilai bergerak cepat dalam merealisasikan program prioritas Presiden tersebut.
“Saya berterima kasih kepada Bupati Bandung yang sangat aktif merealisasikan program strategis Bapak Presiden melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Kabupaten Bandung menjadi salah satu daerah yang telah menyiapkan lahan sehingga pembangunan sekolah ini bisa segera dilaksanakan,” ujar Mensos.
Menurutnya, Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan nasional.
“Anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan. Ketika anaknya lulus, diharapkan status sosial ekonomi keluarganya ikut meningkat. Itulah tujuan utama Sekolah Rakyat,” kata Saifullah.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bandung telah menyiapkan lahan di Desa Lebak muncang, Kecamatan Ciwidey, sebagai lokasi pembangunan. Pb/Rie*

